Pembelajaran membaca yang terstruktur dan penggunaan kartu belajar memiliki dukungan penelitian. Beberapa penelitian juga melaporkan perkembangan positif setelah penggunaan kartu ABACAGA.
Penelitian pada anak usia 5–6 tahun
Penelitian UPI terhadap 14 anak melaporkan peningkatan proporsi anak dalam kategori “Berkembang Sangat Baik”, dari 14,29% menjadi 78,58%, setelah kegiatan menggunakan kartu ABACAGA. Penelitian ini tidak menggunakan kelompok pembanding. Sumber: Winda Karlinda, Universitas Pendidikan Indonesia (2017).
Penelitian dengan kelompok pembanding
Penelitian terhadap 52 anak TK melaporkan hasil membaca lebih tinggi pada kelompok yang menggunakan metode suku kata dengan kartu bergambar dibandingkan pembelajaran konvensional. Sumber: I Ketut Gading, Mutiara Magta, dan Fenny Pebrianti, Jurnal Mimbar Ilmu, Universitas Pendidikan Ganesha (2019).